Apa Kata Mereka?

"Salah satu orang yang paling besar perannya dalam perubahan diri saya untuk berakselerasi cepat menjadi pribadi yang lebih baik adalah Bang Arief. Beliau mengajarkan tidak hanya dengan kata, tapi juga keteladanan konkret, dan konsistensi yang sangat baik tenting profesionalisme, kedisiplinan, kontribusi tanpa pamrih, dan hampir semua karakter yang dibutuhkan untuk menjadi pribadi muslim yang tangguh, berkualitas, dan progresif."
Andreas Senjaya, CEO PT Badr Interactive
Fasilkom UI 2007

"Saya mengenal Sdr. Arief Munandar sebagai salah seorang trainer yang mumpuni, berkarakter kuat dan pendidik yang teladan. Di tengah-tengah arus hedonisme yg kuat dan menggelaja di antara kaum muda, ia justru meluangkan waktu nenjadi sahabat mereka, mendampingi kehidupan spiritual dan karier mereka agar kelak menjalankan nilai-nilai kehidupan yang positif. Ia melatih kaum muda agar bangkit dari segala kesulitan, membangun integritas dan punya leadership yang dapat menjadi contoh bagi sesama. Saya mendukung penuh karya-karya sosial kemasyarakatan yang dibangun Sdr. Arief."
Prof. Rhenald Kasali, PhD., Founder Rumah Perubahan
Guru Besar FEB UI

"Pemimpin yang baik itu adalah pemimpin yang selalu memberi contoh tidak hanya berkoar melalui kata-kata, sosok inilah yang ada di diri Bang Arief Munandar. Saya tidak hanya menganggap beliau seorang guru,tapi lebih dari itu, beliau sudah saya anggap sebagai sahabat yang selalu memberi motivasi utk perbaikan diri saya. Lebih dari delapan tahun saya mengenal beliau, beliau selalu berkomitmen dan terus konsisten untuk melahirkan pemimpin-pemimpin muda baru yang tidak hanya cerdas, akan tetapi tangguh dan profesional.

Cita-cita beliau untuk terus mendidik dan melahirkan generasi pemimpin masa depan diwujudkan dengan lebih nyata melalui pembentukan Rumah Peradaban Shafa. Rumah Peradaban Shafa mengedepankan program pembinaan untuk melahirkan Pemuda Prestatif dan Penggerak Perubahan, dalam rumah dan keluarga yg hangat sehingga menghasilkan pemimpin-pemimpin muda yang berkarakter.

Semoga niat yang mulia utk membangun peradaban bangsa melalui Rumah Peradaban Shafa yang diisi pemuda berkualitas dari Mahasiswa Universitas Indonesia ini dapat menjadi ladang dakwah yang Insyaa Allah akan terus diberkahi."
Afdhal Mahatta, Staf Ahli Komisi III DPR RI
Ilmu Hukum UI 2005

"Dr. Arief Munandar adalah seorang yang gigih meyakinkan mahasiswa tentang makna kepemimpinan dalam arti luas, dan dengan ikhlas membagi ilmu kepemimpinan terkini tersebut dengan uraian yang menarik serta mudah."
Dr. Arman Nefi, SH., MM.
Direktur Kemahasiswaan Universitas Indonesia

"Bang Arief Munandar merupakan sosok mentor yang sangat supportive bagi saya, dan melalui arahan beliau saya banyak mendapatkan insight baru ttg kedudukan Islam yang holistik di dalam keseluruhan aspek kehidupan. Bang Arief juga senantiasa mendorong kami untuk meningkatkan kualitas ibadah, sesuatu yg menurut saya sangat fundamental tetapi mudah utk dilupakan. Nilai-nilai yang diajarkan Bang Arief melalui Shafa Community bagi saya mudah dipahami secara logika dan menggunakan pendekatan gaya yang sangat modern, seru, dan tidak membosankan. Mudah-mudahan langkah Bang Arief ke depannya dalam membangun Rumah Peradaban Shafa dapat menjadi breakthrough dengan menjadi rumah yang selalu haus untuk berkarya, berbagi, dan berkolaborasi bersama dalam menciptakan inovasi."
Rangga Husnaprawira, Mahasiswa Berprestasi UI 2015
Manajemen FEB UI 2011

Indonesia harus jadi lebih baik!

Indonesia yang lebih baik tidak mungkin dilepaskan dari tanggung jawab masyarakat muslim yang ada di dalamnya. Karena Sejatinya seorang muslim harus dapat bermanfaat bagi orang lain dan menjadikan value Islam sebagai rahmatan lil alamin.

Tidak dapat dipungkiri bahwa perubahan datang melalui segelintir orang. Mereka berasal dari kelas masyarakat: menengah, terdidik dan ideologis. Pola yang sama ditemukan di banyak negara ttg kriteria change makers ini .

Untuk itulah Pembinaan dan persaudaraan menjadi penting, dan saya yakin Rumah Peradaban Shafa yang digawangi oleh Bang Arief Munandar dapat menjadi jalan menuju terciptanya generasi muslim yang substantif, prestatif dan jg progresif dalam mewujudkan nilai2 perubahan dalam bentuk yang kongkret.

Saya mengenal bang Arief dan berinteraksi bersama beliau belum lama, baru 6 tahun belakangan ini. Mengenal sosok beliau yang cerdas, tangguh dan juga Profesional menjadikan orang2 yang berada di sekelilingnya akan terbawa nilai dan standard yang beliau tetapkan. Which is great. Bersama berusaha dgn keras menjadi sosok muslim yang utuh dan paripurna. Menjadi sosok muslim ubersexual dalam versi yang lain.

Dalam prosesnya, mungkin tidak semua orang akan tahan dgn gaya didikan beliau. Tapi percayalah, Indonesia butuh sosok Tjokroaminoto baru yang dpt melahirkan soekarno dan sjahrir di masa kekinian.

Mungkin tidak semua orang paham ttg filosofi "setting standard" yang akan beliau terapkan. Itulah mengapa sebagian orang mengganggap Bang arief sebagai sosok yang keras. Tapi percayalah, "what doesn't kill you, makes you stronger!"
Ma Isa Lombu, CEO Selasar.com
Manajemen FE UI 2003

"Arief Munandar adalah sosok yang luar biasa semangatnya dalam kegiatan pembinaan aktivis kampus. Sejak era 1990-an hingga sekarang, saya melihat dia tetap konsisten dalam membina dan mendidik calon-calon pemimpin di kampus UI. Jarang sekali saya menemukan sosok seperti dia."
Yon Machmudi, Ph.D
Sekretaris Departemen Sejarah FIB UI."

"Saya kenal Dr. Arief Munandar sudah lebih dari 5 tahun, dimata saya beliau adalah seseorang yang mempunyai sosok sangat tegas, strict terhadap deadline dan perfectionist. Selama ini saya melihat beliau sebagai tipe pemimpin yang ideal, baik di kantor, rumah, ataupun ketika membina di halaqah, banyak sekali pelajaran yang sudah bisa saya ambil dan terapkan dari beliau.

Saat ini beliau membina lebih dari 100 orang yang tergabung dalam Shafa Community, sebagian besar terdiri dari mahasiswa dan alumni Universitas Indonesia yang berprestasi dibidangnya masing-masing. Beliau mempunyai niat yang sangat mulia yaitu melahirkan pemimpin-pemimpin muslim baru yang substantif, berprestasi, dan juga bisa sebagai penggerak perubahan (agent of change), untuk mewujudkan niatnya itu saat ini beliau sedang mendirikan sebuah rumah yang dinamakan Rumah Peradaban Shafa.

Rumah Peradaban Shafa akan dihuni oleh 10 mahasiswa terbaik Universitas Indonesia angkatan 2015-2016 dan di rancang bukan seperti asrama pada umumnya yang cenderung kaku dan ada jarak antara pemilik/pengurus asrama dan siswa yang tinggal atau bergabung di asrama tersebut, Rumah Peradaban Shafa dirancang sebagai sebuah rumah yang penuh kehangatan, layaknya sebuah keluarga, beliau akan membina para anak didik di Rumah Peradaban Shafa seperti beliau membina anak sendiri.

Dengan kapasitas dan kredibilitas beliau saya sangat yakin kalau niat yang mulia ini akan terlaksana dan akan diberi kemudahan oleh Allah SWT."
Anwar Sadat Degel,
Director PT Sonton Food Indonesia

"Beliau tidak suka bercerita wacana-wacana besar, meski S3 sosiologinya cumlaude. Yang dia selalu minta adalah perbaikan kecil, perlahan namun konsisten. Hal yang sulit untuk anak muda yang masih belum selesai dengan diri sendiri

Beliau tidak pernah melanggar komitmen, terlebih masalah pembinaan selalu prioritas utama. Meski posisinya sebagai direktur -harusnya- gampang jadi apologia.

Kokohnya kredibilitas dan dalamnya itegritas inilah yang membuat siapapun dikeliling beliau antara terkagum dan merangkak menyesuaikan, atau justru mundur karena standard "ketinggian".

Ketika bang Arief bilang akan membina 10 orang mahasiswa secara intensif, tinggal di Rumah Peradaban yang juga satu bangunan dengan rumah beliau. Saya pikir beberapa dekade lagi beliau akan dikenal selayaknya HOS Tjokroaminoto"
Alfatih Timur, CEO Kitabisa.com
FE UI 2007

"Atas izin Allah, dalam setiap pertemuan-pertemuan disebuah acara dengan beliau, buat saya pribadi tidak pernah ada penyesalan. Selalu saja dibuat tersadarkan, ada yang ditangisi atas dosa-dosa yang diperbuah, selalu saja ada semangat baru yang muncul setelahnya, menghentak jiwa dan raga untuk bersegera konkret, melakukan banyak kebaikan menuju muslim yang paripurna. Dan, keseimbangan yang beliau nasihatkan, antara kedekatan bersama Allah dan kontribusi yang konkret, dimulai dari kebaikan-kebaikan sederhana itu yang selalu terngiang. Bersegera untuk selesai dengan urusan sendiri. Menjadi Muslim yang genuine, yang jujur pada diri sendiri. Terima kasih bang Arief Munandar. Semoga kebermanfaatannya semakin mengangkasa, dengan pendirian Rumah Peradaban Shafa."
Rangga Kusumo, Ketua Umum SALAM UI 19
Ilmu Politik UI 2012

"Bersyukur bisa mengenal Bang Arief Munanadar dan mengetahui pemikiran yang beliau miliki. Meskipun saya tidak begitu intens berkomunikasi dengan beliau, tapi saya dapat merasakan sosok beliau yang berintegritas dan visioner. Di titik inilah luar biasanya Bang Arief. Karakter beliau begitu kuat, hanya perlu waktu singkat untuk meneguk keteladanan dari beliau. Dari personal yang luar biasa muncul pula karya yang luar biasa. Saya mengenal karya itu bernama shafa community.

Beberapa teman saya bergabung di dalamnya, dan saya melihat shafa community berhasil membawa perubahan pada orang orang yang bergabung di dalamnya semakin dekat dengan sebuah visi "Muslim yang cerdas, profesional, dan tangguh. Saya tak kaget lagi kalau akhirnya shafa community bertransformasi menjadi rumah peradaban shafa. gagasan besar yang disertai kerja keras tidak akan terbendung lagi kehadirannya. Hal luar biasa akan segera hadir. Semoga rumah peradaban shafa jadi ikhtiar terbaik membangun peradaban :)."
Arya Ardiansyah, Ketua BEM UI 2016
Psikologi UI 2012

"Pak Arief Munandar bukan hanya menyampaikan konsep kepemimpinan, tetapi lebih dari itu ia menanamkan paradigma dan ideologi kepemimpinan bagi generasi muda Indonesia. Beliau telah menginspirasi banyak orang tentang pentingnya PEOPLE, TRANSFORMATION, dan CONTRIBUTION. Tidak kaget, pasca mengikuti pembinaan beliau, tidak sedikit mahasiswa berprestasi memilih karir sebagai social entrepreneur daripada bekerja di perusahaan asing."
Pipin Sopian, IMRI
Dewan Pertimbangan Institute of Leadership Development Universitas Indonesia (ILEAD UI)

"Saat ini, mengharapkan pemimpin bangsa yang hadir secara organik rasanya sulit untuk ditemukan. Di dunia, kita mengenal perusahaan General Electric (GE) yang memiliki julukan "The CEO Factory", keberhasilan itu didapat dari program kepemimpinan yang dilaksanakan secara sungguh-sungguh dan berkesinambungan.
Hal yang sama mestinya bisa dilakukan untuk menghasilkan pemimpin-pemimpin bangsa.

Rumah Peradaban hadir untuk menjawab tantangan itu. Di bawah bimbingan DR. Arief Munandar, Rumah Peradaban menjadi suatu program yang menjanjikan. DR. Arief Munandar telah berkecimpung dalam dunia pengembangan sumber daya manusia sejak lama dan telah menangani berbagai perusahaan terkemuka di Indonesia. Selain itu, sebagai pembina Shafa Community yang terdiri dari mahasiswa, profesional, akademisi dan pengusaha, beliau telah membawa komunitas ini bergerak secara progresif.

Kini saatnya mahasiswa UI untuk memanfaatkan program ini secara optimal. Secara pribadi, saya merindukan pemimpin-pemimpin bangsa yang lahir dari UI bertepatan puncak bonus demografi Indonesia di tahun 2030. Semoga Rumah Peradaban mampu mewujudkan impian tersebut."
Jati Nantiasa, Presiden Shafa Community
Psikologi UI 2006

"Bang Arief adalah sosok yang tegas sekaligus humoris. Pemikirannya cemerlang, Kata-katanya memotivasi, semangat juangnya tiada henti, dan perbuatannya selalu menebar inspirasi. Setiap apa yang beliau citakan selalu diusahakan secara maksimal agar menjadi kenyataan. Sekarang, cita-cita besar beliau untuk membentuk generasi pemimpin baru diupayakan dalam Rumah Peradaban Shafa. Di bawah pembinaan Bang Arief, kerinduan bangsa ini akan pemimpin yang tak hanya berucap tapi juga berbuat akan segera terbayarkan."
Widio Wize Ananda Zen, Peserta Terbaik Rumah Kepemimpinan Angkatan 6
Ilmu Politik UI 2010

"Seiring dengan Bonus Demografi dalam 30 tahun ke depan, tuntutan terhadap populasi produktif (pemuda) untuk melakukan perubahan sangatlah besar. Saya banyak belajar dari sosok Arief Munandar bahwa tuntutan terhadap populasi produktif ini harus disiapkan. Bukan persiapan yang hanya berkutik pada orientasi pertumbuhan ekonomi, tapi lebih besar lagi persiapan dalam mengasah determinasi untuk membangun peradaban."
Muhammad Hanif, Ketua BEM FISIP UI 2013
Ilmu Hubungan Internasional UI 2010